Agama Sudah Yatim Piatu

Umat saat ini belum mampu mengamalkan agama secara sempurna, tetapi para sahabat  mereka mampu mengamalkan agama secara sempurna, karena mereka memiliki iman atau yakin dalam diri mereka, umat saat ini akan ada kekuatan untuk mengamalkan agama secara sempurna, apabila mereka memiliki iman atau keyakinan pada diri mereka.

Namun pada dasar jika kita tau bahwa hakekatnya iman itu, apabila iman itu diletakkan di puncak gunung sekalipun, kita akan berusaha untuk mengambil walapun badan kita tercabik-cabik berdarahan sekalipun, dan juga sebaliknya apabila kita tahu hakekatnya iman itu, jika iman itu di letakan di dasar lautan api sekalipun, kita akan berusaha mengambil, walaupun badan kita hangus terbakar.

Agama hari ini sudah yatim piatu, ketika agama ditawarkan kepada seorang petani, mereka mengatakan kami sibuk dengan perkebunan. Ketika agama ditawarkan kepada seorang nelayan, mereka mengatakan kami sibuk dengan pernelayanan.  Ketika agama ditawarkan kepada seorang pegawai, mereka mengatakan kami sibuk dengan perkantoran. Ketika agama ditawarkan kepada seorang TNI dan Polisi, mereka mengatakan kami sibuk menjaga perbatasan dan keamanan, Ketika agama ditawarkan kepada seorang ustadz, mereka mengatakan kami sibuk dengan undangan ceramah untuk dibayar. ketika agama ditawarkan kepada seorang presiden, dia mengatakan saya sibuk dengan urusan kepresidenan. Ketika agama ditawarkan kepada seorang mahasiswa, mereka mengatakan kami sibuk dengan tugas dosen dan perguruan tinggi.

Agama hari ini siapa yang urus? ini adalah pertanyaam besar. Saya tidak membutuhkan jawaban pada komentar, tetapi marilah kita bertanya pada diri kita masing-masing, masih adakah rasa cinta kita pada agama hari ini. Seandainya agama ini seperti berlian yang indah, pasti manusia banyak yang berbondong-bondong ke masjid dan mengamalkan agama secara sempurna. Namun, kerja agama ini adalah hal yang gaib.

Setan tidak pernah menggoda istri orang beriman, setan juga tidak menggoda harta orang beriman, setan juga tidak pernah menggoda suami orang beriman, namun,  setan menggoda iman dari orang beriman.

Semoga bermanfaat

Muhajirin Usman Pao

0 komentar:

Posting Komentar