Hidayah Milik Allah

Dalam kehidupan ini, proses hidayah adalah pilihan Allah entah siapa yang ia berikan, namun pertolongan Allah berdasarkan pengorbanan manusia itu sendiri, semakin banyak ia korbankan, maka semakin banyak ia paham, kurang berkorban kurang paham, namun salah berkorban ia juga salah paham.

Allah memberikan hidayah ibarat seperti pabrik gula, semua tebu yang dimasukkan didalam pabrik gula, tidak semuanya menjadi gula, namun ada juga yang jadi ampas, begitulah hidayah yang Allah berikan kepada siapa saja yang ia kehendaki.


Allah Berfirman, “Barang siapa Allah beri petunjuk, tidak ada yang bisa menyesatkannya, dan barang siapa Dia sesatkan, tidak ada yang bisa memberinya petunjuk.” Sementara, ayat lain menyatakan, “Siapa yang mau, terserah ia beriman, dan siapa yang mau, silakan ia kafir.” Artinya, manusia diberi kehendak untuk memilih. Bagaimana kita memadukan kedua nas tersebut

pixabay
Tugas manusia, ingat mengingatkan sesama, nabi berkata: barang siapa yang melakukan suatu kebaikan maka pasti dan pasti Allah akan pahamkan ia tentang agama, namun hidayah tidak ada seorangpun yang tau, sekalipun setiap hari kita kemasjid sholat.

Marilah kita sama-sama memperbaiki niat kita, sebelum beramal, sedang beramal. dan setelah beramal, itu kuncinya sebab Allah memandang niat kita dalam setiap amalan.

Semoga Bermanfaat

Muhajirin Usman Pao

0 komentar:

Posting Komentar