Lingkaran Benalu Kursi Empuk di Parlemen

Dengan pendekatan strukturalis kita juga dapat melihat, terjadi pola lingkaran setan dalam proses Demokrasi selama ini. Artinya, kemiskinan yang dialami rakyat membuat tumbuh suburnya money politics, ditambah sistem politik yang memberikan ruang bagi praktik yang mencederai demokrasi ini. Yang diuntungkan paling tidak anggapannya begitu adalah para elite politik, karena dapat mengantarkan mereka ke kursi empuk di parlemen atau kursi kekuasaan lainnya.

By Kristoforus Arakian

Ketika mereka sudah menjadi wakil rakyat atau duduk di kursi kekuasaan, para elite ini bisa dipastikan akan berusaha mengembalikan “modal politik”-nya. Dampaknya, kebijakan yang mereka keluarkan atau lebih konkretnya politik kekuasaan yang mereka jalankan, tidak memihak pada rakyat. Artinya kebijakan yang diambil oleh legislatif yang biasanya berkolaborasi dengan eksekutif, pada akhirnya tak pernah berupaya untuk dapat menangani masalah kemiskinan ini. Bahkan cenderung membudidayakannya.


 

Keadaan tersebut membuat tak pernah teratasinya permasalahan kemiskinan di masyarakat. Sebaliknya, mengembangbiakkan kemiskinan itu lagi-lagi melalui kebijakan yang tidak proRakyat kecil. Kondisi inilah yang membentuk lingkaran benalu yang bersifat Destruktif.
MendingG jadi Guru

 Kristoforus Arakian

0 komentar:

Posting Komentar