Manusia Kadang Lupa Siapa Yang Berkuasa Sekalipun Itu Pancasila

Agama apapun doktrinnya itu seperti ini. Bahwa Tuhan pencipta, penguasa, pemilik, pengendali dari seluruh yang ada. Karena itulah Tuhan itu disembah oleh seluruh makhluk ciptaan-Nya, kecuali yang mengingkariNya.


Sesungguhnya pula setiap umat beragama percaya bahwa berlaku hukum-hukum Tuhan/ketentuan bagi setiap.ciptaanNya. Mereka yang memiliki pengetahuan yang memadai akan prinsip-prinsip dasar itu, tidak akan berpikir arau membuat agenda mendirikan negara agama atau atasa dasar agama lagi. Karena sesungguhnya kita ini sedang hidup dan menjalani kehidupan di bumi ciptaan/milik Allah, Tuhan yang Maha Esa. Di mana hukum - hukum Allah berlaku didalamnya. Tidak perlu repot untuk memperjuangkan "khilafah" dengan alasan demi berlakunta hukum hukum Tuhan. Karena sesungguhnya Tuhanlah yang senantiasa menegakkan hukum-hukum atau ketentuan-Nya itu. Sesungguhnya hukum-hukum Allah itu senantiasa berlaku ditengah tengah kita. Kita hanya perlu menyadari bahwa kita sedang berada di kerajaan Allah.

koleksi pribadi
Kesadaran teologis seperti itu, membuat seseorang tidak merasa penting apa model suatu negara, bentuk pemerintahan, azas organisasi, simbol-simbol perkumpulan, dan aneka bentuk kesepakatan kesepakatan manusia dalam bermasyarakat sepanjang mereka merasa tetap diberi kebebasan menjalankan agama dan kepercayaannya.


Sebaliknya apapun bentuk suatu negara, bagaimana pemerintahan iti dijalankan akan dipersoalkan atas dasar kebebasan beragama jika hak hal.dasar mereka untuk melaksanakan keyakinan teologisnya dihalangi. Pancasila melindungi dan menaungi kebebasan menjalankan keyakinan keagamaan setiap warga negara menurut agama dan kepercayaannya. Dengan kata lain Pancasila itu secara substantif sesungguhnya sejalan dengan semua ajaran agama. Disaat yang sama bertentangan dengan paham yang tidak sejalan dengan agama.


Jika nilai nilai pancasila belum mewujud dalan kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana semestinya, mudah kita simpulkan bahwa pelaksanaan ajaran agama bisa bertantangan dengan pancasila.

Muhajirin Usman Pao

0 komentar:

Posting Komentar